PENGHARGAAN YANG BENAR
Lingkungan punya pengaruh yang sangat besar dan penting terhadap seseorang, baik itu dalam segi sikap, tingkah laku, pengetahuan sampai status sosial/ harga dirinya. Maksudnya seseorang akan bermakna atau punya nilai lebih ketika dia di dalam lingkungan yang tepat.
Seorang guru akan dihargai ketika berada di lingkungan pendidikan, dalam arti di hadapan siswa, wali murid ataupun orang yang perhatian dalam pendidikan. Bahkan di masyarakatpun guru masih sangat dihormati karena mereka menganggap gurulah yang mengajari mereka dan anak-anaknya bisa menulis, membaca dan semua hal, sehingga guru masih punya status sosial yang sangat bagus di masyarakat.
Namun demikian tidak semuanya seperti itu, pastinya ada pengecualian, terlepas dari semua itu intinya kita teruslah berbuat baik, apapun penilaian orang lain karena walaupun dimata banyak orang kita dinilai baik, pasti ada satu atau dua orang yang tidak suka kepada kita begitu juga sebaliknya. Intinya penilaian seseorang terhadap orang lain disesuaikan kemampuan orang tersebut dalam memahami arti dan pentingnya seseorang yang dinilai.
Ada sebuah cerita yang bisa kita ambil hikmah dalam sebuah percakapan ini.
Seorang anak muda sedang membersihkan aquarium pamannya, ia memandang ikan arwana agak kebiruan dengan takjub..
Tak sadar pamannya sudah berada di belakangnya..
"Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang Paman..
"Tidak tahu". Jawab si Anak Muda..
"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah!". Perintah sang Paman.
Ia memfoto ikan itu dan menawarkan ke tetangga..
Kemudian kembali menghadap sang Paman...
"Ditawar berapa ?" tanya sang Paman...
"50.000 Rupiah Paman". Jawab si Anak Muda dengan mantap.
"Coba kau tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang Paman lagi.
"Baiklah Paman". Jawab si Anak Muda. Kemudian ia beranjak ke toko ikan hias..
"Berapa ia tawar ikan itu?". Tanya sang Paman.
"800.000 Rupiah Paman". Jawab si Anak Muda dengan gembira, ia mengira sang Paman akan melepas ikan itu.
.
"Sekarang coba kau tawarkan ke Juragan Joni Rahman, bawa ini sebagai bukti bahwa ikan ini sudah pernah ikut lomba". Perintah sang Paman lagi.
"Baik Paman". Jawab si Anak Muda. Kemudian ia pergi menemui Pak Joni yang dikatakan Pamannya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang Paman.
.
"Berapa ia menawar ikannya?".
.
"50 juta Rupiah Paman".
.
Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan yang bisa berbeda-beda..
.
"Nak, aku sedang mengajarkan kepadamu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat".
"Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita".
"Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita".
"Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita".
"Kita adalah pribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian terhadap kita".
"Kita adalah orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri akan kita".
Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing terhadap kita, maka tak usahlah bersusah payah supaya kelihatan baik dimata orang.
Tapi berusahalah terus melakukan kebaikan dan menjalankan apapun dengan keihklasan.
Semoga bermanfaat 😊 🙏
Setiap orang memandang dari sudut pandang dan kemampuan memandang yang berbeda...
BalasHapusLeres bapak..
HapusSaya memandang pak Met dengan pandangan cinta pak... Truss udute metu. Kwkwkw
BalasHapusDiplomat...
HapusWish me luck (Wismilak)
mantabb... harus dilanjut karena membacanya asyik...
BalasHapusMakasih pak
BalasHapusDorong terus...
mantap pak... monggo dilanjutkan...
BalasHapusMakasih pak motivasinya....
HapusMenginspirasi Pak
BalasHapusAamiin..
Hapus