Langsung ke konten utama

Postingan

BLENDRANG (Jangan nget-ngetan klangenanku)

BLENDRANG ( Jangan nget-ngetan klangenanku ) Oleh : Slamet Haryanto   Doroampel, 28 Agustus 2020 Kalau berbicara masalah kuliner, tidak akan pernah habis, apalagi kuliner kesukaan yang tiap orang tentunya berbeda walaupun ada sebagian orang yang sama. Satu jenis bahan sayur saja bisa menjadi lima sampai sepuluh macam sayur kalau sudah masak, dan semua itu perlu keahlian dan kebiasaan tersendiri untuk memasak sayur, khususnya sayur lodeh yang pakai santan. Berbicara kuliner nasi pecel saja, tentu banyak yang terkenal dan pelanggannya juga sendiri-sendiri. Ada nasi pecel Tulungagung yang terkenal yaitu nasi pecel Mbok Modin di era 2000 sampai sekarang tapi setelah ganti generasi pelanggannya juga mulai berkurang, ada juga nasi pecel Mak Utik, pecel lor perempatan gludug, pecel gragalan dan lain sebagainya. Ngomongin pecel Mbok Modin aku ingat Pak Niam, entah siapa yang duluan masuk dan makan nasi di warung Mbok Modin (warungnya masih di barat/pas gapuro masuk IAIN yang se...
Postingan terbaru

MENYIASATI KEBIJAKAN DEMI SEPERCIK KEBAJIKAN

MENYIASATI KEBIJAKAN DEMI SEPERCIK KEBAJIKAN Slamet Haryanto Kadang harapan tak sesuai dengan kenyataan, itulah situasi dunia pendidikan saat ini. Baik itu keinginan pemerintah, guru, orang tua maupun siswa sendiri, semua punya keinginan yang berbeda di situasi pandemi seperti sekarang ini, tapi mau apa lagi memang harus bersabar semuanya. Apalagi setelah ada SKB 4 Menteri, pembelajaran tatap muka ridak diperbolehkan sama sekali, dan harus online (daring), namun demikian semua bisa belajar dan berjalan walau masih jauh dari kenyataan. Setelah tahun pelajaran baru dimulai tepatnya tanggal 13 Juli 2020 bulan kemarin, sebagian wali murid mulai lelah dan bosan bersandiwara menjadi guru-guruan bagi anak-anaknya mulai pertengahan maret sampai bulan juni atau kenaikan kelas, apalagi tidak diimbangi dengan ilmu mendidik dan juga dibarengi pengetahuan yang cukup, semua memang perlu proses yang panjang untuk menjadi guru yang baik dan benar. Belum lagi anak-anaknya yang sebagai sisw...

PENGHARGAAN YANG BENAR

PENGHARGAAN YANG BENAR Lingkungan punya pengaruh yang sangat besar dan penting terhadap seseorang, baik itu dalam segi sikap, tingkah laku, pengetahuan sampai status sosial/ harga dirinya. Maksudnya seseorang akan bermakna atau punya nilai lebih ketika dia di dalam lingkungan yang tepat.  Seorang guru akan dihargai ketika berada di lingkungan pendidikan, dalam arti di hadapan siswa, wali murid ataupun orang yang perhatian dalam pendidikan. Bahkan di masyarakatpun guru masih sangat dihormati karena mereka menganggap gurulah yang mengajari mereka dan anak-anaknya bisa menulis, membaca dan semua hal, sehingga guru masih punya status sosial yang sangat bagus di masyarakat.  Namun demikian tidak semuanya seperti itu, pastinya ada pengecualian, terlepas dari semua itu intinya kita teruslah berbuat baik, apapun penilaian orang lain karena walaupun dimata banyak orang kita dinilai baik, pasti ada satu atau dua orang yang tidak suka kepada kita begitu juga sebaliknya. Intin...

TAMU DAN HIKMAHNYA

TAMU DAN HIKMAHNYA 29-05-2020 Tamu.....  Siapapun pasti pernah menjadi tamu dan menerima tamu. Ketika kita menjadi tamu tentunya ingin menjadi tamu yang baik, sopan dan tidak mengganggu ataupun tidak berkenan di hati tuan rumahnnya, begitu juga apabila kita menerima tamu juga selayaknya ingin menjadi tuan rumah yang selalu menghormati tamunya. Semua itu sesuai ajaran agama Islam yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.  Ada sebuah kisah yang menarik terjadi pada jaman Nabi Muhammad SAW dengan para sahabatnya yang perlu kita ambil hikmahnya terutama dalam menjadi tuan rumah ketika menerima tamu.  Ada seorang perempuan mengeluh kepada Rasulullah SAW karena perilaku suaminya. Suaminya selalu mengundang orang-orang datang ke rumahnya dan menjamunya sehingga tamu-tamu tersebut menyebabkan sang istri menjadi repot dan merasa kelelahan. Namun ia tidak mendapatkan jawaban apa pun dari Rasulullah SAW tentang hal itu. Setelah beberapa waktu ... Rasulullah SA...

BIMTEKKU DAN KELASKU MEMANG LUAR BIASA...

Slamet Haryanto Dalam bimtekku hari ini, hari ketiga tepatnyanya jam terakhir yaitu pukul 15.00 – 17.00 materinya LITERASI DIGITAL   yang disampaikan oleh Bapak Dr. Ngainun Naim, M.HI. Awalnya kelas A diiming-imingi beberapa buku yang sederhana tapi bisa   memompa adrenalin semangat menulis dan memotivasi untuk ditiru dan dicontoh, yaitu anak-anak MI kelas 2 bisa menulis sebuah buku tentang kegiatannya dalam seminggu. Kenapa anak-anak MI kelas 2 bisa menulis dan bisa dijadikan buku ? apakah kami yang notabene sebagai Kepala Madrasah tidak bisa seperti anak-anak kami ? atau mungkinkah bisa lebih dan lebih dari anak-anak kami ?. Semestinya dan seharusnya bisa, bahkan mestinya lebih baik dari anak-anak kami atau bukunya lebih dan lebih segalanya dari mereka. Tapi semuanya tergantung niat dan kemauan, tapi niat dan kemauan saja juga takkan berbuah hasil dalam bentuk buku apabila tidak dimulai sekarang juga walaupun dalam bentuk yang sederhana. Jangan me...

ERA DIGITAL : PEMERINTAH, MADRASAH DAN GURU

ERA DIGITAL : PEMERINTAH, MADRASAH DAN GURU             Oleh : Slamet Haryanto *) Di era digital seperti sekarang teknologi komunikasi dan informasi terus mengalami perkembangan, untuk itu perkembangan teknologi juga harus dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan. Era digital telah banyak mengubah berbagai hal dalam kehidupan, namun sementara ini teknologi lebih banyak berkembang ke arah entertainment, belum banyak untuk kepentingan pendidikan terutama daerah pedesaan dan pinggiran. Perkembangan sudah menjadi sebuah gaya hidup masyarakat. Generasi milleneal saat ini memang tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi digital untuk kehidupan sehari-hari. Untuk itu bagaimana kita bisa memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam kepentingan pembelajaran, demi kemajuan pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Era digital adalah konsekuensi dari sebuah era perjalanan jaman. Pada akhirnya kit...